ENGLISH VERSION  |   KONTAK KAMI  |   SUMBER DANA  |   KUMPULAN PERATURAN   

Home

Tentang Kami

Web Gis

Penyaluran Dana

Program

  Cari Data :

 
User ID :
Password :
 

Diskusi Lintas SKPD di Kabupaten Dharmasraya terkait Keberlanjutan Pemberdayaan SAD

Diskusi yang digelar pada senin tanggal 19 Oktober 2015 bertempat di kantor Bappeda Kabupaten Dharmasraya kemarin, merupakan diskusi yang di inisiasi oleh Pundi Sumatera bersama Bappeda Dharmasraya dengan menghadirkan beberapa SKPD terkait seperti Sosnakertrans, Dukcapil, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Badan pemberdayaan masyarakat kabupaten dharmasaraya, Camat Koto besar, Perwakilan Camat IX Koto, dan Perkumpulan peduli.

Diskusi dibuka oleh Kepala Bappeda dan di fasilitasi oleh Kepala Bidang sosial dan perencanaan Bapak. Yuliadri. Agenda diskusi adalah menyampaikan capaian dan program yang sudah dilakukan pundi sumatera untuk SAD dharmasraya, termasuk sudah dihasilkannya RENSTRA SAD serta mempertanyakan komitmen SKPD terkait untuk melanjutkan/mendukung program pemberdayaan SAD tersebut. Sementara pak Yuliadri juga menyampaikan sharing informasi dari 2 kabupaten lain (Bangko-Bungo) dimana beberapa progress mulai terlihat dengan tujuan memberi contoh dan memotivasi peserta diskusi.

Hasil diskusi antara lain, SKPD yang hadir berkomitmen untuk meneruskan program SAD yang ada di Dharmasraya dan siap memasukan program tersebut pada renja masing-masing instansinya. Agenda yang dalam waktu dekat akan dilakukan adalah, penyelesaian dokumen kependudukan oleh Dukcapil (KK dan KTP) untuk Rombong Marni yang sudah bermukim di Bulangan, pengusulan oleh Dinas kesehatan untuk BPJS Gratis bagi SAD di 2016. Penempatan tenaga pengajar/honorer untuk komunitas SAD untuk memberikan layanan pendidikan, termasuk peluang untuk memfasilitasi ke sekolah formal oleh Dinas Pendidikan. Bantuan Raskin oleh Dinas Sosnakertrans serta akan terlibat dalam upaya penyelesaian Konflik tata batas atas lahan masyarakat SAD yang ada di wilayah Bulangan.

Diskusi berakhir dengan kemufakatan bersama untuk mendorong renja SKPD agar terakomodir pada musrenbang 2016 mendatang.

Halaman Sebelumnya

  Facebook