ENGLISH VERSION  |   KONTAK KAMI  |   SUMBER DANA  |   KUMPULAN PERATURAN   

Home

Tentang Kami

Web Gis

Penyaluran Dana

Program

  Cari Data :

 
User ID :
Password :
 

Penguatan Database Kesehatan Guna meningkatkan Kuliatas Layanan Kesehatan Bagi Komunitas SAD di Kec. Pamenang Kab. Merangin Propinsi Jambi

“guru terbaik adalah pengalaman” rasanya sangat tepat menggambarkan proses kerjasama yang di jalani SSS Pundi Sumatra dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin Provinsi Jambi dalam melakukan kegiatan layanan kesehatan pada komunitas SAD melalui dukungan project PNPM-Peduli.

Setelah sukses 2 (dua) kali menggelar pemberian layanan kesehatan berupa pengobatan gratis untuk komunitas SAD pada tahun 2012 lalu, melalui diskusi yang cukup intens SSS Pundi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin melakukan refleksi bersama atas kegiatan yang sudah berlangsung. Refleksi bersama ini ternyata menghasilkan satu pemahaman yang sama tentang seperti apa model layanan kesehatan ke depan untuk komunitas SAD sehingga lebih efektif, tepat sasaran serta berkelanjutan.

Komunitas Suku Anak dalam (SAD) sebetulnya bagian sasaran dari beberapa program di Dinas kesehatan kabupaten Merangin, seperti program untuk penyakit malaria dan TB. Dimana dengan kondisi lingkungan hidup, kesadaran untuk masalah kesehatan serta akses layanan kesehatan yang masih belum terjangkau oleh mereka, menyebabkan komunitas SAD ini sangat rentan menderita dua penyakit menular di atas. Hanya keterbatasan dana operasional untuk melakukan layanan “luar ruang” ini lah yang menjadi kendala bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin dalam menjangkau SAD dan mengimplementasikan program yang ada.

Kesepahaman untuk bersinergi dalam melakukan kegiatan layanan-layanan kesehatan pada komunitas SAD akhirnya di sepakati, termasuk sepakat untuk mengimplementasikan kegiatan tersebut semata tidak hanya sekedar pencapaian output program masing-masing atau sekedar acara seremonial; melainkan memang dapat melakukan kegiatan layanan kesehatan yang semakin dekat dengan mereka, lebih tepat sasaran, berkelanjutan dan merubah kesadaran komunitas tersebut tentang pentingnya kesehatan serta mudahnya menjangkau fasilitas layanan kesehatan yang ada baik di tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten.

SSS Pundi Sumatra dan Dinas kesehatan Kabupaten Merangin Provinsi Jambi menyadari betul kalau database yang terkini tentang kondisi kesehatan anggota komunitas SAD sangat penting di miliki sebelum melakukan kegiatan layanan kesehatan itu sendiri.

Berkenaan dengan hal itu, pada akhir Bulan mei 2013 lalu, tim SSS Pundi bersama 2 staf dari Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin telah melakukan survey dan pendataan ke 6 (enam) rombong di Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin tentang kondisi terkini kesehatan mereka.

Dan hasilnya sangat luar biasa, diketahui hampir 90% balita tidak pernah mendapatkan imunisasi, tidak ada pemeriksaan rutin bagi ibu hamil, belum ada penyuluhan tentang pola hidup sehat, fasilitas air bersih dsb. Kondisi kesehatan pada komunitas SAD saat survey pun sebagian besar menderita batuk pilek serta gatal-gatal di kulit pada anak-anak, demam berindikasi mengidap malaria pada orang dewasa, batuk yang di derita cukup lama berindikasi yang bersangkutan mengidap TBC, gejala sakit kuning dsb. Tingkat kematian pada anak usia 0-1 tahun juga cukup tinggi dan penanganan proses persalinan yang masih sangat tradisional di bantu oleh tenaga dukun di komunitas tersebut.

Dari data-data yang sudah di dapatkan itu, SSS Pundi Sumatra dan Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin akan merancang strategi layanan kesehatan yang lebih komprehensif. Tidak hanya datang sekedar memberi obat, melainkan tenaga laboratorium juga akan di hadirkan ketika layanan kesehatan di lokasi berjalan. Sehingga pengambilan sampel darah serta dahak bagi anggota SAD yang terindikasi mengidap malaria dan TB juga bisa di pastikan.

Tingkat kematian yang tinggi pada balita juga menjadi perhatian penting dimana imunisasi serta penyuluhan kesehatan seputar ibu dan anak menjadi porsi tersendiri yang akan difasilitasi oleh tim medis dinkes pada kegiatan layanan kesehatan mendatang. Dinas Kesehatan berharap, kegiatan layanan kesehatan ini dapat berkelanjutan. Bahkan Dinkes akan mengagendakan training untuk kader kesehatan pada setiap rombong, sehingga kader tersebut dapat dibekali dengan ilmu kesehatan serta pengobatan minimum yang dapat di sampaikan ke anggota rombongnya. Smoga jarak antara mereka (SAD) dengan layanan public ini akan semakin dekat…amin.



Halaman Sebelumnya

Share

Friend Link: MBT Garissa Women Nike Air Force 1 High Cheap Nike Elastico Superfly IC Nike Roshe Run Floral Swoosh Adidas Adizero F50 FG MBT Fora Women