ENGLISH VERSION  |   KONTAK KAMI  |   SUMBER DANA  |   KUMPULAN PERATURAN   

Home

Tentang Kami

Web Gis

Penyaluran Dana

Program

  Cari Data :

 
User ID :
Password :
 

Workshop Pendokumentasian Pembelajaran Inisiatif Hutan Desa Merangin Provinsi Jambi

Regulasi Kehutanan telah membuka peluang bagi masyarakat untuk telibat dalam pengelolaan hutan negara melalui skema pengelolaan hutan berbasis masyarakat. Salah satunya dengan dikeluarkannya Permenhut Nomor : P.49/Menhut-II/2008 tentang Hutan Desa jo P.14/Menhut-II/2010 dan P.53/Menhut-II/2011 tentang Perubahannya. Melalui skema Hutan Desa, Masyarakat dapat secara legal mengelola sumberdaya hutan secara optimal dan berkelanjutan sesuai dengan fungsi kawasannya dan pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di Sumatera, Banyak pihak yang telah terlibat dalam memfasilitasi Skema Hutan Desa. Beberapa diantaranya adalah di Propinsi Sumatera Selatan dan di Kabupaten Merangin Propinsi Jambi. Saat ini di Propinsi Sumatera Selatan telah terbit 2 izin Hutan Desa dan di Merangin ada 17 Desa yang telah terbit Izin Areal Kerja Hutan Desa dan dalam proses pengurusan Hak Pengelolaan Hutan Desa (HPHD).

Inisiatif Pengembangan Hutan Desa ini telah melewati berbagai kondisi yang memberikan banyak pembelajaran dan pengetahuan baru. Pembelajaran ini tentunya sangat penting, akan tetapi pada kenyataannya belum terdokumentasikan dengan baik. Terkait dengan hal itulah pada tanggal 06 s/d 10 September 2012 lalu, Poros Masyarakat Kehutanan Merangin (PMKM) atas dukungan SSS Pundi Sumatra melalui program kemitraan menggelar satu workshop untuk mengumpulkan dan merangkum bersama kerja-kerja yang sudah dilakukan atas pengembangan hutan desa tersebut hingga dapat terdokumentasikan dengan baik dalam bentuk tulisan (buku) maupun gambar (video).

Peserta workshop sendiri merupakan perwakilan dari anggota PMKM, yakni dari SSS Pundi Sumatra, KKI warsi jambi, Lembaga Tiga Beradik (LTB), Walhi Jambi dan juga melibatkan Dinas perkebunan dan kehutanan Kabupaten Merangin. Workshop tidak hanya berisi muatan teory tentang teknis menulis yang baik dan mudah, akan tetapi peserta yang sekaligus merupakan Tim penulis langsung diminta menuangkan pengalaman-pengalamannya ketika melakukan kerja-kerja fasilitasi pengembangan hutan desa ke dalam bentuk tulisan. Sehingga pasca workshop tersebut, proses selanjutnya hanya tinggal editing tulisan, layout dan cetak buku.

Pararel dengan penyusunan buku, sebagian peserta juga melakukan pengambilan gambar di lapangan untuk ikut juga mendokumentasikan proses-proses pengembangan hutan desa secara visual. Buku dan video ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran dan sumber pengetahuan bagi semua pihak, tidak terkecuali masyarakat yang saat ini sedang berproses dalam pengusulan hutan desanya.

Halaman Sebelumnya

Share

Friend Link: MBT Garissa Women Nike Air Force 1 High Cheap Nike Elastico Superfly IC Nike Roshe Run Floral Swoosh Adidas Adizero F50 FG MBT Fora Women