ENGLISH VERSION  |   KONTAK KAMI  |   SUMBER DANA  |   KUMPULAN PERATURAN   

Home

Tentang Kami

Web Gis

Penyaluran Dana

Program

  Cari Data :

 
User ID :
Password :
 

Pelatihan Teknik Budidaya Jernang (Daemonorops Sp) di Bathin Ulu Kab. Bungo

Pada tanggal 29 s/d 30 September 2011 bertempat di Dusun Lubuk Beringin Kecamatan Bathin III Ulu kabupaten Bungo, SSS Pundi Sumatra dan KKI Warsi melalui program TFCA Sumatra memfasilitasi pelaksanaan Pelatihan Teknik Budidaya Jernang (Damonorops Sp) .

Pelatihan yang ditujukan bagi masyarakat yang berasal dari seluruh dusun di Kecamatan Bathin III Ulu ini, bertujuan agar masyarakat mengetahui tentang teknik budidaya tanaman jernang, mulai dari pembibitan sampai pada teknik pemeliharaan dan panen. Termasuk juga tentang analisa usahatani tanaman jernang.

Sehingga setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini diharapkan peserta memiliki minat untuk melakukan pembibitan jernang dan berencana untuk mengembangkan komoditi jernang ini dengan lebih serius lagi.

Mengapa pilihannya Jernang?
Tanaman ini dikembangkan karena beberapa pertimbangan :
1.Tanaman ini memiliki nilai yang tinggi dari beberapa aspek yaitu (1) nilai ekonomi, karena harga komoditi ini bisa mencapai Rp. 400.000,- per KG dan dan permintaan untuk eksport juga cukup tinggi, (2) nilai ekologi, karena tanaman ini membutuhkan pohon kayu untuk menopang pertumbuhannya, sehingga menaman jermang berarti mempertahankan tegakan pohon indukannya, (3) nilai sosial, karena sudah sejak lama tanaman ini dikenal sebagai bahan obat-obatan dan pewarna (terutama dikalangan orang rimba dan suku anak dalam), bahkan oleh BP-DAS Batanghari, tanaman ini digolongkan sebagai tanaman unggulan lokal.

2.Populasi tanaman jernang sudah sangat berkurang dan terhitung langka. Hal ini disebabkan tidak hanya oleh degradasi dan deforestasi hutan, tapi juga teknik panen masyarakat pencari jernang yang mengambil buah dengan memotong pohon turut berkontribusi dalam menekan pertumbuhan alami jernang di hutan.

3.Masih sedikit sekali upaya untuk pengembangan tanaman jernang, meskipun pernah dilakukan oleh instansi terkait, namun diyakini bahwa jenis yang dikembangkan tersebut bukanlah jenis jernang asli yang terdapat di hutan Jambi, akan tetapi jenis dari daerah lain yang kualitas buahnya jauh dibawah jenis yang banyak ditemukan di Jambi.

Pelatihan diikuti oleh 25 orang peserta, yakni wakil masyarakat dari Dusun Lubuk Beringin, Dusun Buat, Dusun Senamat Ulu, Dusun Laman Panjang, Dusun Muaro Buat, Dusun Karak, Dusun Timbolasi, Dusun Aur Cino dan Dusun Sungai Telang. Dan di fasilitasi oleh 2 orang fasilitator dari SSS Pundi Riya Dharma dan Damsir Chaniago. Sedangkan yang hadir sebagai narasumber pelatihan adalah bapak H. Lukman Hakim, sekretaris Kelompok pengelola jernang di Desa Lamban Sigatal (sekarang menjabat sebagai Kepala Desa) dan M. Sutono, Manajer Program SSS PUNDI.

Beberapa materi yang di sampaikan dalam kegiatan pelatihan adalah tentang analisa Usahatani Jernang, Teknik Budidaya Jernang dan Teknik Pembibitan Jernang yang disertai kegiatan praktek pembenihan jernang.

Kegiatan pelatihan budidaya jernang ini berjalan dengan lancar. Sebagai rencana tindak lanjut dari kegiatan pelatihan ini adalah adanya kesepakatan seluruh peserta untuk membentuk satu Kelompok petani jernang sekecamatan Bathin III Ulu, yang mana setiap anggota kelompok ini akan menggembangkan kelompok-kelompok jernang di desa masing-masing. SSS Pundi Sumatra dalam hal ini akan mensupport aspek teknis dan akan terus memfasilitasi peningkatan kapasitas, peluang memperoleh bibit bagi kelompok bahkan mendampingi kelompok dalam pengembangan komoditi ini.




Halaman Sebelumnya

  Facebook