ENGLISH VERSION  |   KONTAK KAMI  |   SUMBER DANA  |   KUMPULAN PERATURAN   

Home

Tentang Kami

Web Gis

Penyaluran Dana

Program

  Cari Data :

 
User ID :
Password :
 

Pelatihan ToT Community Carbon Acounting (CCA) di Talang Tembago Kab. Merangin Jambi

Untuk memberikan pengetahuan pada masyarakat terkait perubahan iklim dan upaya penurunan emisi Gas rumah kaca, pada tanggal 17 21 September 2011 bertempat di Desa talang Tembago Kecamatan Sungai Tenang Kabupaten Merangin Provinsi Jambi SSS Pundi Sumatra telah menyelenggarakan pelatihan ToT Community Carbon Acounting (CCA) yang terlaksana atas kerjasama dan dukungan pembiayaan dari Dewan Kehutanan Nasional (DKN)

Pelatihan yang salah satu tujuannya adalah untuk melatih masyarakat melalui metode sederhana tentang bagaimana mengenali pola penggunaan lahan, mengukur emisi stok karbon secara sederhana pada setiap pola penggunaan lahan dan hutan, pemantauan serta membangun kapasitas masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam upaya merancang berbagai kegiatan penurunan emisi gas rumah kaca ini menggunakan metodelogi presentasi, diskusi dan juga praktek lapangan dengan narasumber kegiatan dari Dewan kehutanan Nasional (DKN) dan juga SSS Pundi Sumatra

Peserta pelatihan adalah masyarakat yang berasal dari desa yang telah mendapatkan SK penetapan Areal Hutan Desa di Kabupaten Merangin, yakni desa yang secara administrasi tersebar di Kecamatan Jangkat, Sungai Tenang dan Muara Siau, yang memiliki hutan desa pada blok kawasan hutan produksi batang Nilo-Nilo Dingin, HPT Gunung Sedingin dan HPT Lubuk Pekak yang merupakan lanskap Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Perwakilan desa yang menjadi peserta pelatihan berjumlah 6 orang masing-masing berasal dari Desa Muara Madras, Desa Talang Tembago, Desa Pematang Pauh, Desa Tanjung Alam, Desa Jangkat dan Desa Lubuk Birah

Pelatihan hari pertama pada tanggal 17 September 2011 pagi di fasilitasi oleh Mahendra Taher (Direktur SSS Pundi Sumatra) dengan Narasumber Bapak Agus Setiarso yang mengangkat materi terkait perubahan iklim, sedangkan sesie siang dengan materi terkait pola penggunaan lahan dan penyerapan / pelepasan karbon di sampaikan oleh pemateri Dwi Nugroho

Pelatihan hari ke-dua dimulai dengan pretest bagi peserta, dimana beberapa hal yang dipertanyakan merupakan materi-materi yang sudah disampaikan oleh narasumber pada pelatihan hari sebelumnya. Hal ini tentu saja bertujuan untuk me-refresh lagi ingatan peserta sebelum menerima materi yang baru. Pada sesie pagi, Dwi Nugroho masih melanjutkan penyampaian materi yang kemarin yakni terkait Pola penggunaan lahan dan penyerapan / pelepasan karbon dan diakhiri dengan pemutaran film tentang pengelolaan hutan rakyat di Jawa. Dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang metode penaksiran karbon sampai dengan sore

Pada Pelatihan hari ke-tiga, peserta diajak untuk melakukan praktek lapangan. Beberapa tahapan kegiatan yang dilakukan dilapangan antara lain:
">
1.Menentukan lokasi pembuatan plot pada lokasi praktek.
2.Membuat titik awal plot
3.Membuat Plot Sampel dengan ukuran 20 m x 20 m
4.Kegiatan pengukuran diameter pohon
5.Pembuatan sketsa sebaran pohon dan pemberian nomor
5.Menghitung tinggi Pohon, Diamter Tajuk, Tinggi Tajuk
6.Mencatat jenis-jenis pohon
Dan usai melakukan praktek lapang tersebut, narasumber mengajak peserta untuk menerapkan metode tentang bagaimana melakukan rekapitulasi hasil penghitungan praktek lapang.

Pada pelatihan hari ke-empat, peserta diajak untuk mengolah data hasil praktek lapang untuk mengetahui estimasi stok karbon, disamping itu juga mengetahui bagaimana keragaman jenis, kerapatan pohon, kerapatan tajuk, volume kayu, volume kayu komersil sebagai landasan untuk menyusun rencana kelola dan berkelanjutan. Kegiatan ditutup dengan melakukan Evaluasi Hasil Pretest dan Hasil Pastest, termasuk evaluasi dari peserta pelatihan kepada narasumber dan proses pelatihan secara keseluruhan

Beberapa hal yang direkomendasikan dari pelatihan tersebut adalah:
1. Peningkatan pemahaman masyarakat dengan beragam cara dan media, antara lain melalui buku, leaflet, film, disertakan dalam pelatihan dan diskusi-diskusi

2.Pembuatan materi tentang perubahan iklim yang lebih sederhana sehingga dapat menjadi pegangan peserta ToT CCA dalam menyampaikan pemahaman tersebut kepada masyarakat yang lain

3.Pembuatan diktat/materi sederhana tentang metode penghitungan biomassa pohon dan volume kayu.

4.Mengadakan Pelatihan Community Carbon Accounting (CCA) bagi masyarakat yang lebih luas, dengan Peserta Pelatihan ToT CCA sebagai narasumber.








Halaman Sebelumnya

Share

Friend Link: MBT Garissa Women Nike Air Force 1 High Cheap Nike Elastico Superfly IC Nike Roshe Run Floral Swoosh Adidas Adizero F50 FG MBT Fora Women