ENGLISH VERSION  |   KONTAK KAMI  |   SUMBER DANA  |   KUMPULAN PERATURAN   

Home

Tentang Kami

Web Gis

Penyaluran Dana

Program

  Cari Data :

 
User ID :
Password :
 

Pundi Sumatera Salurkan Bantuan Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) dari Kementrian Sosial RI untuk 150 orang anak SAD

Pada 2016 lalu, atas rekomendasi dari Dinas Sosnakertrans Propinsi Jambi, Pundi Sumatera telah dipercaya untuk melaksanakan Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) dari Direktorat Jendral Rehabilitasi Sosial Kementrian Sosial Republik Indonesia, berupa bantuan nutrisi yang diperuntukan bagi 150 orang anak dari komunitas SAD.

Program penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Temu Penguatan Kapasitas Anak dan Keluarga (TEPAK) yang pelaksanaannya bekerjasama dengan Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) yang ada di kabupaten terkait. TEPAK berisikan materi pada orang tua terkait bagaimana memberikan pola asuh dan pendidikan anak yang jauh lebih baik lagi sedangkan TEPAK untuk anak lebih bertujuan agar anak memiliki rasa percaya diri, sikap positif dan dapat bergembira sebagaimana anak-anak Indonesia yang sehat dan cerdas lainnya.

Penerima manfaat program ini, berasal dari Kabupaten Merangin dan Kabupaten Bungo; masing-masing berjumlah 33 anak SAD dari Kabupaten Bungo dan 117 orang anak SAD dari Kabupaten Merangin yang berasal dari 8 rombong. Kegiatan Tahap I telah terlaksana pada tanggal 21 Oktober 2016 di Kabupaten Bungo dan tanggal 10 November 2016 di Kabupaten Merangin; sedangkan Tahap II dilaksanakan pada tanggal 17 Desember 2016 di Kabupaten Merangin dan tanggal 22 Desember di Kabupaten Bungo. Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar dan dihadiri oleh SKPD terkait serta pemerintah desa setempat yang juga terlibat sebagai narasumber ataupun panitia kegiatan.

Bantuan nutrisi sebagaimana program dari Kementrian Social RI khususnya Direktorat Jendral Rehabilitasi Sosial ini dirasakan sangat bermanfaat bagi komunitas SAD; terlebih dipenghujung tahun ketika kondisi musim panas dan banyak anggota rombong yang terserang penyakit; bantuan dirasakan sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan harian mereka. Akan tetapi karena jumlah yang terbatas, bantuan ini belum bisa menjangkau seluruh anak SAD khususnya yang ada di Kabupaten Merangin. Sehingga muncul juga pertanyaan dan kecemburuan dari kelompok lain yang belum menjadi penerima manfaat dalam program ini.

Kendala yang ditemui dalam pelaksanaan kegiatan adalah, lokasi pemukiman SAD yang berjauhan satu dengan yang lain sehingga menyulitkan panitia dalam kegiatan pendistribusian atau pelaksananan TEPAK. Persoalan lain adalah budaya berpindah dari satu lokasi ke lokasi yang lain (nomaden) cukup menyulitkan panitia dalam mengatur jadwal kegiatan pendistribusian; meski demikian program ini dapat terlaksana sebagaimana waktu yang ditetapkan.

Halaman Sebelumnya

  Facebook