ENGLISH VERSION  |   KONTAK KAMI  |   SUMBER DANA  |   KUMPULAN PERATURAN   

Home

Tentang Kami

Web Gis

Penyaluran Dana

Program

  Cari Data :

 
User ID :
Password :
 

Closing Workshop "Sinergi Lintas Wilayah Untuk Pemberdayaan Komunitas Suku Anak Dalam (SAD) Di Sepanjang Lintas Tengah Sumatera"

Implementasi proyek SUDUNG Fase 2 yang berakhir pada Oktober 2016 lalu, di tutup dengan pelaksanaan Workshop tingkat Propinsi Jambi yang menghadirkan perwakilan pemerintah daerah dari tiga lokasi proyek yakni Kabupaten Merangin, Kabupaten Bungo dan Kabupaten Dharmasraya termasuk juga perwakilan dari para penerima manfaat (SAD).

Closing Workshop dengan tema “Mendorong Sinergi Lintas Wilayah Untuk Pemberdayaan Komunitas Suku Anak Dalam (SAD) Di Sepanjang Lintas Tengah Sumatera yang berlokasi di Abadi Hotel & Convention Center Jambi ini, diawali dengan acara talkshow menghadirkan Direktur Pemberdayaan KAT Kementrian Sosial RI Bapak Drs. Hasbullah, Wakil Bupati Kabupaten Merangin H.A Hafied Moein, wakil bupati Kabupaten Bungo H. Safrudin Dwi Apriyanto M.Si, Bappeda Kabupaten Dharmasraya diwakili oleh Yuliandri SE.MM dan Direktur SSS Pundi Sumatera M Sutono . Talkshow yang dipandu moderator Ratna Dewi tersebut membahas program dan kebijakan di level daerah dan pusat terkait isu pemberdayaan SAD.

Hadir juga pada workshop tersebut Asisten Deputi Bidang Pemberdayan Masyarakat Kemenko PMK Ir. Magdalena , M.M, Senior Advisor Program Peduli The Asia Foundation, Sujana Royat serta perwakilan dari Kemitraan Sdr. Alexander Mering.

Komitmen pemerintah daerah dari 3 (tiga) kabupaten tersebut cukup besar terhadap isu pemberdayaan komunitas SAD, Kabupaten Merangin contohnya seperti diungkapkan oleh wabub telah mengusulkan kurang lebih Rp. 2.726.000.000,- dari sumber dana APBD 2 yang dialokasikan untuk kegiatan pendidikan, ekonomi, kesehatan, peningkatan pengetahuan dan kapasitas SAD, social budaya , sumber lahan dan penghidupan serta fasilitas umum. Sedang pemerintah daerah Kabupaten Dharmasraya berkomitmen untuk menyelesaikan administrasi kependudukan bagi SAD agar komunitas tersebut dapat mengakses semua layanan dasar yang disediakan oleh pemerintah daerah Dharmasraya sebagimana halnya masyarakat yang lain.

Closing statement dari para narasumber diatas, juga menjadi input bagi SSS Pundi Sumatera dalam merancang program lanjutan bagi komunitas SAD yang dapat bersinergi dengan pemerintah daerah, sesie siang melalui diskusi terbuka yang difasilitasi oleh moderator lain Bapak Drs. Hambali, S.Sos semakin didetailkan tetang skema dan strategi pemberdayaan SAD nya agar persoalan yang ingin diatasi melalui program dan kebijakan yang sudah direncanakan dapat terlaksana dengan efektif dan tepat sasaran.

Hadir pada closing workshop tersebut perwakilan SKPD dari tiga kabupaten seperti Bappeda, Sosnakertrans, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dukcapil, Dinas Peternakan dan Perikanan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Dinas Pertanian, Tanaman pangan dan hortikultura, BP4K, UPTD SAD, rekan jaringan NGO, swasta dan Media.

Halaman Sebelumnya

  Facebook